
Cerita dari Sangihe: Hari Anak dan Bayang-Bayang Realita di Wilayah 3T
Refleksi oleh Vilona Stevanny, S.sos. (Etnografer BERDIKARI, Puska GenSeks & Dala Institute)

Refleksi oleh Vilona Stevanny, S.sos. (Etnografer BERDIKARI, Puska GenSeks & Dala Institute)

DEPOK, 5 Juni 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Politik (LPPSP) FISIP UI secara resmi menerbitkan surat pemberitahuan dengan nomor K-8/UN2.F9.LPPSP/LPO/PPM.01.00/2026 terkait keamanan digital. Disampaikan langsung oleh Kepala LPPSP FISIP UI, akun Instagram resmi Pusat Kajian Gender dan Seksualitas Universitas Indonesia (@genseksui) saat ini tengah mengalami peretasan (hacked) dan berada di luar kendali pengelola. Guna mengantisipasi potensi penipuan dan penyalahgunaan data, seluruh mitra, jaringan kerja, serta masyarakat umum diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengabaikan segala bentuk aktivitas dari akun tersebut hingga proses pemulihan selesai

DEPOK, 4 Juni 2026 – Pusat Kajian Gender dan Seksualitas (Genseks), LPPSP, FISIP Universitas Indonesia secara resmi merilis pernyataan sikap terkait dinamika dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Merespons insiden persekusi dan penghakiman massal yang menimpa seorang mahasiswa di ruang publik baru-baru ini, Genseks UI menegaskan pentingnya menjaga integritas institusi akademik sebagai ruang aman yang bebas dari stigma, diskriminasi, dan tindakan represif. Surat pernyataan dengan nomor KET-006/G&S/FISIP UI/VI/2026 ini membawa lima poin desakan utama demi tegaknya keadilan restoratif di lingkungan kampus.

Pada dasarnya, siapapun dapat mengalami dan menjadi korban KBGO. Akan tetapi, terdapat beberapa kelompok yang lebih rentan dan terdampak ketimbang populasi masyarakat pada umumnya, yakni perempuan, anak, dan kelompok rentan lain, termasuk komunitas LGBTQ+ dan individu dengan latar belakang sosial atau politik tertentu.