Depok, 20–21 Mei 2026 — Dalam upaya mendorong tata kelola kesehatan digital yang inklusif dan responsif gender, Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) menyelenggarakan rangkaian kegiatan “Research Exhibition and Public Engagement Event SINTESIS”. Kegiatan yang mengusung tema “SINTESIS: Studi tentang Inklusivitas Teknologi & Pemberdayaan dalam Intervensi Stunting” ini berlangsung di Selasar dan Auditorium Mochtar Riady, Gedung C FISIP UI, Depok. Transformasi digital dalam sektor kesehatan telah menjadi salah satu instrumen strategis Pemerintah Indonesia untuk mempercepat penurunan angka prevalensi stunting (tengkes). Peluncuran pelbagai aplikasi digital—seperti AyoCeting, e-PPGBM, dan ATASI—ditujukan untuk mengoptimalkan pencatatan status gizi anak, memantau efektivitas intervensi, serta meningkatkan literasi gizi masyarakat. Kendati demikian, efektivitas sistem digital tersebut mensyaratkan adanya analisis kritis mengenai sejauh mana infrastruktur teknologi yang ada bersifat inklusif serta mampu memberdayakan para pelaksana di tingkat tapak, khususnya tenaga kesehatan dan kader perempuan. Rangkaian kegiatan ini dirancang sebagai sarana diseminasi komprehensif atas temuan riset partisipatif dan etnografis SINTESIS yang dilaksanakan di tiga wilayah kajian, yaitu Padang, Semarang, dan Manggarai. Melalui penggabungan metode pameran visual etnografis, pemutaran film dokumenter, dan seminar akademik, forum ini memfasilitasi dialog konstruktif antara akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, organisasi masyarakat sipil, serta mahasiswa.
Representasi Etnografis dan Diskursus Data Production
Pameran riset (Research Exhibition) yang bertempat di Selasar Gedung C FISIP UI menyajikan artikulasi visual dan naratif mengenai dinamika operasional para tenaga kesehatan serta kader Posyandu. Pameran tersebut menampilkan dokumentasi fotografi etnografis, rekaman narasi audio, serta visualisasi data riset SINTESIS yang mengilustrasikan dimensi sosial kultural dalam pengimplementasian teknologi digital health. Salah satu komponen utama dalam pameran ini adalah Instalasi Interaktif “Everyday Data Production in The Context of Stunting”. Melalui instalasi tersebut, para peserta diajak melakukan simulasi terhadap alur kerja penginputan data digital yang dihadapi oleh para kader di lapangan. Simulasi ini memberikan gambaran objektif mengenai berbagai hambatan teknis dan struktural—seperti keterbatasan konektivitas internet, beban administrasi ganda, serta ketimpangan infrastruktur—yang kerap memengaruhi produktivitas dan kesejahteraan para kader di tingkat akar rumput.
Pemutaran Dokumenter Etnografis “Di Bawah Garis Merah”
Sebagai bagian dari pendekatan komunikasi penelitian partisipatif, agenda kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter etnografis bertajuk “Di Bawah Garis Merah” di Auditorium Mochtar Riady FISIP UI. Film ini mendokumentasikan secara obyektif interaksi antara regulasi kebijakan, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan kondisi socio-ekonomi masyarakat di lokasi riset. Penayangan film tersebut kemudian diikuti dengan sesi diskusi akademis bersama Tim Peneliti Visual SINTESIS serta pembuat film. Diskusi ini membahas metodologi penelitian visual, tantangan pengumpulan data lapangan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal, serta implikasi gender dalam pelaksanaan program kesehatan nasional.
Perumusan Rekomendasi Kebijakan Kesehatan Digital
Rangkaian acara ditutup dengan Seminar dan Diskusi Publik yang menghadirkan perwakilan kementerian dan lembaga pemerintah terkait, akademisi lintas disiplin ilmu, praktisi kesehatan masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Melalui diskusi panel tersebut, Tim Riset SINTESIS menyampaikan rekomendasi kebijakan (policy brief) yang menekankan pentingnya rekonstruksi tata kelola digital health. Temuan riset menggarisbawahi bahwa pengembangan teknologi intervensi kesehatan tidak boleh hanya berfokus pada akumulasi data statistik semata, melainkan wajib memperhitungkan kapasitas pengguna, prinsip kesetaraan gender, keadilan akses, serta daya dukung infrastruktur lokal. Penyelenggaraan diseminasi hasil riset SINTESIS di FISIP UI ini diharapkan dapat memberikan kontribusi substantif dalam menjembatani temuan berbasis bukti (evidence-based research) dengan formulasi kebijakan publik di tingkat nasional, guna mewujudkan tata kelola kesehatan digital di Indonesia yang lebih berkeadilan dan inklusif.