26 February 2026

Konten ISI PIRINGKU

Konten ISI PIRINGKU

Depok,14 April 2025 — Pedoman “Isi Piringku” yang dicanangkan pemerintah bertujuan untuk mendorong konsumsi gizi seimbang demi mencegah stunting. Namun, dalam implementasinya di lapangan, pendekatan ini dinilai terlalu fokus pada perilaku individu tanpa mempertimbangkan kompleksitas struktural seperti kemiskinan, keterbatasan akses pangan, hingga konteks sosial dan budaya lokal. Misalnya, ibu dan kader kesehatan kerap dibebankan sebagai aktor utama edukasi gizi tanpa dukungan sistemik yang memadai. 

Lebih dari sekadar komposisi gizi, makanan dalam budaya Indonesia juga mengandung nilai sosial, ritual, dan identitas, seperti terlihat dalam tradisi Lebaran yang menyatukan ketupat, rendang, dan sayur dalam harmoni budaya dan gizi. Oleh karena itu, pendekatan gizi tidak bisa semata-mata berbentuk instruksi teknis, tapi perlu dirancang dengan memperhatikan realitas sosial, makna budaya, serta memberdayakan aktor lokal yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penerapan kebijakan. 

Untuk menjawab tantangan tersebut, kebijakan gizi seperti “Isi Piringku” perlu bergerak dari sekadar kampanye menuju transformasi yang bersifat partisipatif, kontekstual, dan merata, dengan dukungan sosial yang kuat guna menjangkau kelompok rentan secara lebih adil dan efektif.

22 Jul 2026

Refleksi etnografer BERDIKARI tentang anak-anak di Kepulauan Sangihe. Di wilayah 3T, Hari Anak juga berarti belajar beradaptasi dengan perpindahan sekolah, keterlambatan studi, dan infrastruktur yang belum memadai.

6 Jun 2026

LPPSP FISIP UI mengonfirmasi akun Instagram resmi @genseksui sedang diretas. Mitra, jaringan kerja, dan masyarakat diimbau waspada dan mengabaikan semua aktivitas dari akun tersebut sampai pemulihan selesai.

6 Jun 2026

Pusat Kajian Gender dan Seksualitas FISIP UI menyatakan sikap atas persekusi dan penghakiman massal terhadap seorang mahasiswa, serta menolak segala bentuk diskriminasi di lingkungan pendidikan tinggi.

27 Mar 2026

Pada dasarnya, siapapun dapat mengalami dan menjadi korban KBGO. Akan tetapi, terdapat beberapa kelompok yang lebih rentan dan terdampak ketimbang populasi masyarakat pada umumnya, yakni perempuan, anak, dan kelompok rentan lain, termasuk