Gabriella Devi Benedicta menyelesaikan studi Magisternya dalam bidang “Asia Selatan dan Timur: Lapangan, Teks, dan Ilmu Sosial” di École des Hautes Études en Sciences Sociales (EHESS), Paris. Fokus akademik dan penelitiannya berada di persimpangan antara gender, seksualitas, pemuda, dan ketidaksetaraan sosial, dengan perhatian khusus pada kesehatan dan hak reproduksi (SRHR), pernikahan anak, kekerasan berbasis gender, serta minoritas seksual dan gender di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, ia memimpin dan berkontribusi pada berbagai studi kualitatif dan campuran berskala besar, termasuk penelitian tentang pernikahan anak, kehamilan remaja, sunat perempuan, kerentanan LGBTIQ, dan dampak sosial COVID-19, bekerja sama dengan beberapa lembaga seperti KIT Royal Tropical Institute. Karyanya menggabungkan metodologi feminis dengan penelitian sosial terapan, bertujuan untuk memberikan masukan bagi kebijakan, advokasi, dan praktik pembangunan inklusif.